Berita Unik dan Terpopuler Hari Ini

Temukan Ragam Berita Unik dan Terpopuler Hari Ini

Tak Disangka, 6 Gejala Ini Ternyata Tanda Tubuh Menua Terlalu Dini

Penuaan dini
Tanda penuaan dini, ukuran hidung jadi semakin besar

Penuaan adalah proses alami yang berkelanjutan, meningkat seiring waktu dan tidak ada cara apapun untuk mencegahnya. Tetapi kita bisa sedikit memperlambat prosesnya. Pada usia 35, setiap orang akan mencapai puncak fungsi fisik dan fungsional tubuh secara keseluruhan, kemudian secara bertahap akan menurun dan menurun.

Proses penuaan untuk setiap orang tidaklah sama, cepat atau lambat tergantung pada faktor-faktor seperti genetika, lingkungan, pekerjaan, sampai kebiasaan hidup. Selain itu, penuaan bukanlah proses yang terjadi. diam-diam. Ketika seseorang mulai menua, maka tanda atau gejala-gejalanya akan nampak jelas, jika Anda cukup jeli dan dapat segera menyadarinya, maka proses penuaan tersebut bisa diperlambat. Tentunya dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan yang mungkin selama ini dianggap salah.

Proses pengamatan penuaan tubuh harus dilakukan di pagi hari. Mengapa demikian? Karena pada waktu ini tubuh dalam keadaan titik dasar yang paling sehat, jadi jika ada tanda-tanda abnormal akan lebih mudah ditemukan.

Dengan demikian, jika Anda memperhatikan bahwa ada perubahan yang tidak wajar pada tubuh seperti berikut, maka patut waspada karena hal tersebut merupakan tanda-tanda penuaan terlalu dini:

Sering pusing di pagi hari

Pada orang sehat, bangun pagi adalah kondisi tubuh paling sehat dan segar. Namun, jika Anda bangun setiap hari dan justru merasa pusing, ada kemungkinan proses penuaan dini telah menyebabkan merosot tulang belakang, memicu kompresi arteri ke leher dan memengaruhi suplai darah ke otak.

Tidak hanya pusing, tetapi gejala-gejala seperti kantuk, badan sakit semua, kelelahan … setelah tidur malam juga menunjukkan bahwa Anda memiliki masalah fisik yang tidak sehat.

Bangun terlalu pagi dan merasa lelah

Beberapa orang yang mencapai usia setengah baya biasanya akan bangun sekitar pukul 4-5 pagi, merasa sangat lelah namun tidak dapat tidur lagi. Hal ini adalah manifestasi klinis dari insomnia dini hari. Subjek yang menderita insomnia dini hari biasanya adalah orang-orang yang menderita depresi, gangguan psikologis, memicu demensia karena usia tua. Keadaan seperti ini yang terus berkelanjutan tidak boleh disepelekan.

Muncul bengkak-bengkak saat bangun pagi

Orang sehat juga dapat mengalami pembengkakan (pada wajah dan mata) setelah bangun di pagi hari, tetapi bengkak tersebut akan hilang sendirinya dalam 20 menit setelah bangun.

Jika pembengkakan yang anda alami semakin besar dan besar, dengan lingkaran hitam dan kulit semakin keriput bahkan meski telah cukup tidur, itu merupakan tanda fisik menua. Kulit dalam keadaan ini sedang mulai kehilangan ketahanan dan kemampuan regenerasi alaminya.

Rambut semakin menipis (karena rontok)

Setelah usia 35, seorang wanita akan memasuki masa penuaan, rambut akan mulai banyak rontok, terutama setelah bangun di pagi hari. Alasannya adalah karena dalam proses penuaan, hormon estrogen dan testosteron dalam tubuh berubah, hingga mempengaruhi pertumbuhan rambut, menyebabkan rambut menjadi berserat, ujung bercabang, patah dan berubah putih.

Hidung semakin besar dan semakin besar

Seiring berlalunya hari, tanda-tanda penuaan tubuh akan terlihat semakin nyata, jika pada pagi hari Anda bangun dan mengamati hidung tampak lebih besar dari hari-hari sebelumnya, berarti tubuh memang sedang dalam proses penuaan.

Mengapa demikian? Selama tahap penuaan, jaringan tulang rawan tubuh berangsur-angsur merosot, dibarengi dengan pengurangan sekresi estrogen, hidung akan mulai secara bertahap berkurang kekuatan ototnya dan menjadi lebih besar dari biasanya. Pada tahap awal hal ini bisa dicegah dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat.

Pinggang semakin besar dan besar

Meski berat badan tidak berubah terlalu banyak, tetapi jika Anda menyadari ukuran pinggang bertambah besar dan besar setiap hari, itu bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang menua dengan sangat cepat. Seiring bertambahnya usia, otot-otot kehilangan kemampuan optimalnya secara bertahap, tulang menua, menyebabkan otot-otot paha kehilangan masa, mengurangi ketinggiannya dan lebih banyak lemak menumpuk di pinggang.

Para peneliti di Einstein College of Medicine di Amerika Serikat menemukan bahwa wanita pascamenopause dengan banyak lemak perut hampir dua kali lebih mungkin memiliki penyakit jantung dibandingkan wanita lainnya dengan lebih banyak lemak kaki. Untuk meminimalkan lemak perut dalam proses penuaan, Anda harus meningkatkan aktivitas fisik. Lakukan yang sederhana saja, bisa dengan hanya berjalan sehat 3 hari / minggu, selama satu jam sudah cukup. Selain itu, juga perlu menyesuaikan pola makan untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan pembakaran lemak.

Tags: