Berita Unik dan Terpopuler Hari Ini

Temukan Ragam Berita Unik dan Terpopuler Hari Ini

Jangan Sampai Digigit, Ini 5 Jenis Laba-laba Paling Beracun di Dunia

Laba-laba adalah binatang yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan manusia. Biasanya rumah-rumah kosong yang sudah lama tidak ditempati akan dihuni oleh laba-laba.

Memang tidak semua hewan berkaki delapan ini memiliki gigitan yang berbahaya atau beracun, namun kita tetap patut waspada jika menemui jenis laba-laba di bawah ini. Tingkat bahaya dari gigitan bisanya bisa berakibat fatal hingga mematikan.

Laba-laba beracun ini dapat muncul di mana saja dan akan ada kemungkinan menggigit manusia jika kita secara tidak sengaja menyentuhnya. Berikut adalah 5 jenis laba-laba paling beracun dan mematikan di dunia yang harus kita waspadai keberadaannya.

Laba-laba Brazilian Wandering Spider

Brazilian Wandering Spider
Brazilian Wandering Spider

Laba-laba Brazilian Wandering Spider, juga dikenal sebagai laba-laba bersenjata atau laba-laba pisang, termasuk dalam genus Phoneutria, yang berarti “pembunuh wanita” dalam bahasa Yunani. Gigitan daei jenis laba-laba ini bisa berakibat fatal bagi manusia, terutama anak-anak, jika tidak segera dilakukan pertolongan yang tepat.

Guinness Book of World Records telah memasukkan daftar laba-laba Brazilian Wandering Spider sebagai laba-laba beracun dengan jumlah populasi paling banyak di bumi selama bertahun-tahun.

Laba-laba Black Widow Spider

Black Widow Spider

Laba-laba Black widow atau Janda Hitam adalah laba-laba populer yang diidentifikasi dengan tanda berbentuk jam pasir di bagian perut mereka. Gigitan laba-laba ini sangat mematikan karena racunnya dilaporkan 15 kali lebih kuat dari bisa ular cincin emas.

Pada manusia, gigitan yang diakibatkan dapat menghasilkan efek nyeri otot, mual, dan kelumpuhan diafragma hingga memicu dyspnoea; Namun demikian, beberapa orang yang mengaku pernah digigit tidak menderita kerusakan parah.

Tetapi gigitan racunnya bisa berakibat fatal bagi anak kecil, orang tua atau orang sakit. Untungnya, kematian sangat jarang; Laba-laba ini tidak agresif dan hanya menggigit untuk membela diri, seperti ketika seseorang secara tidak sengaja duduk di atasnya.

Brown Widow Spider

Brown Widow Spider

Racun dari laba-laba brown widow atau janda coklat, walaupun jarang sampai membunuh manusia, akibat yang ditimbulkan tetap sangat menyakitkan, termasuk kejang otot, ‘tetanus’, dalam beberapa kasus, melumpuhkan tulang belakang atau otak.

Kondisi lumpuh ini pada umumnya bersifat sementara tetapi dapat meninggalkan kerusakan permanen pada sistem saraf pusat. Gigitan serius biasanya membutuhkan waktu rawat inap singkat. Anak-anak, orang tua dan orang sakit berisiko mengalami efek yang lebih serius.

Laba-laba Brown Recluse

Laba-laba Brown Recluse

Laba-laba yang berwarna coklat itu banyak mendiami wilayah mulai dari Kansas, Oklahoma, Texas, Louisiana, Arkansas, Missouri, Mississippi, Alabama hingga beberapa bagian di Georgia, Tennessee, Kentucky, Ohio, Indiana, Illinois, Iowa, dan Nebraska.

Laba-laba ini memiliki gigitan yang sangat beracun, siapa pun yang digigit harus segera mencari bantuan medis darurat, menurut National Institutes of Health. Seperti kebanyakan laba-laba, Brown recluse biasanya menggigit hanya ketika terganggu atau terancam akan kehadiran manusia.

Laba-laba Pasir Bermata Enam

Laba-laba Pasir Bermata Enam

Six Eyed Sand Spider (Sicarius hahni) adalah laba-laba yang baru ditemukan di padang pasir dan tempat berpasir lainnya di Afrika Selatan. Laba-laba ini adalah anggota keluarga dari Sicariidae dan spesies laba-laba terkait yang biasanya ditemukan di Afrika dan Amerika Selatan. Keluarga terdekatnya adalah Spider Recluse (Loxosceles) yang banyak ditemukan di seluruh dunia.

Racun dari gigitan laba-laba ini dikatakan sebagai yang paling berbahaya dari jenis laba-laba lainnya. Lebih dari 38.000 spesies laba-laba pasir bermata enam telah diidentifikasi, namun, karena kemampuan persembunyiannya yang hebat, diyakini bahwa ada sekitar 200.000 spesies lebih di dunia ini.

Tags: